Hasil carling cup : Arsenal (2) vs West Bromwich Albion (0) , Leeds United (0) vs Liverpool (1)

Jam Berapa Yach !!!

Gael Clinchy mengucap janji setia untuk Arsenal. Bek kiri asal Perancis ini menegaskan dirinya tidak akan hengkang dari Emirates Stadium meskipun jika Arsenal tidak masuk zona Liga Champions musim ini.

Saat ini, Arsenal memang tengah dilanda keterpurukan setelah tercecer dari empat besar klasemen sementara Premier League. Akibatnya banyak pemain andalan Arsenal yang santer dikabarkan bakal memutuskan hengkang pada musim panas nanti bila mereka tidak lolos ke Liga Champions.

Namun, Clichy justru menyatakan komitmen sepenuhnya untuk The Gunners. Bek yang terkenal dengan kecepatannya tersebut mengaku betah bermain bersama Arsenal.

“Saya meneken kontrak baru pada musim panas lalu dan saya sudah enam tahun berada di sini. Meski tahun ini sangat sulit, pendukung tetap di belakang kami. Saya mencintai Emirates, klub ini dan jika saya dapat menjadi pemain Arsenal untuk beberapa tahun maka akan menjadi kenikmatan bagiku,” tukas Clichy.

“Saya pikir Arsenal merupakan bagian dari hidupku dan saya tidak melihat bila saya akan hengkang ke klub lain,” tambahnya.

Baru-baru ini, media Inggris juga santer merilis kabar jika Arsene Wenger bakal hengkang pada musim panas nanti. Namun, Clichy tetap meyakini jika manajer asal perancis itu tetap akan bertahan di Emirates Stadium.

“Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dan jika ia (Wenger) pergi kami akan melihat apa yang akan terjadi. Tapi saya optimis Wenger akan bertahan dan semua pemain akan nenetap dan berjuang,” pukasnya.


Sumber : www.superbpl.com

Pecah Kebuntuan

Thumb_4002

Dahaga gol Arsenal telah terobati. Bertandang ke The Hawthorns kandang West Bromwich Albion, Rabu (4/3/2009) dinihari WIB, skuad besutan Arsene Wenger tersebut menang telak 3-1.

Ini merupakan kemenangan pertama The Gunners dalam enam laga terakhirnya di Premier League. Bahkan, ini kali perdana bagi skuad Arsenal mencetak gol di ajang Premier League sejak ditahan imbang Everton 1-1 pada 28 Januari silam.

Sejak laga lawan Everton tersebut, The Gunners empat kali berturut-turut menuai hasil imbang tanpa gol, yakni ketika bersua West Ham United, Tottenham Hotspur, Sunderland, dan Fulham. Tak pelak, dua gol yang dicetak Nicklas Bendtner dan satu dari Kolo Toure pada dinihari tadi tersebut seraya bagai penyembuh luka.

The Gunners tampil energik pada laga ini. Pertandingan baru berjalan empat menit, kubu tuan rumah sudah dikejutkan dengan gol cepat Bendtner. Diawali aksi individu menawan, bomber asal Denmark itu melepaskan tendangan kaki kiri keras untuk mengoyak gawang Scott Carson.

Namun, WBA langsung tersengat. Hanya selang tiga menit, mereka mampu menyamakan kedudukan. Tendangan bebas dari Chris Brunt meluncur deras menembus gawang The Gunners yang dikawal manuel Almunia.

Sepertinya Arsenal tak ingin lagi menuai hasil imbang. Mereka tak henti-hentinya melakukan serangan. Alhasil, gol keunggulan pun kembali tercipta di menit 38. Menyongsong tendangan bebas dari Andrei Arshavin, tandukan Kolo Toure tak mampu diantisipasi Carson.

Dan semenit jelang turun minum, superioritas The Gunners kembali menuai hasil indah. Ya, mereka mampu memperlebar jarak menjadi 3-1 lewat tendangan voli Bendtner.

Memasuki babak kedua, laga justru anti klimaks. Kedua kubu memang masih silih berganti dalam melancarkan serangan, namun gol tak kunjung datang lagi lantaran buruknya sentihan akhir.

Peluang dari Bendtner, Arshavin dan Abou Diaby lenyap lantaran tak tenang dalam eksekusi. Di sisi lain, WBA gagal menipiskan ketinggalan usai aksi Marc-Antoine Fortune masih melebar dari bidang sasaran.

Dan hingga wasit Steve Tanner meniup peluit panjang tanda laga berakhir, skor 3-1 untuk keunggulan The Gunners tetap bertahan.

Donasi tiga angka ini kembali menghidupkan peluang The Gunners untuk menembus zona Liga Champions Premier League. Kini, Arsenal yang duduk di posisi lima klasemen sementara dengan torehan 49 poin, tinggal terpaut tiga angka dengan penghuni batas bawah zona LC yakni Aston Villa.

Adapun kekalahan kian menyempurnakan hasil buruk WBA sebagai klub promosi Premier League. West Brom masih senantiasa menghuni dasar klasemen sementara Premier League dengan baru mengais poin 22.

Susunan pemain

West Brom: Carson, Zuiverloon, Meite, Donk, Robinson, Morrison (Menseguez 72), Greening, Koren, Brunt (Filipe Teixeira 72), Moore, Fortune.

Arsenal: Almunia, Sagna, Toure (Diaby 46), Djourou, Clichy, Eboue (Ramsey 67), Song Billong, Denilson, Nasri (Merida 83), Bendtner, Arshavin.

Sumber : www.superbpl.com

Sejak kedatangannya di Emirates Stadium dari Zenit St Petersburg, Andrei Arshavin memang belum memberi hasil signifikan bagi Arsenal. Namun, kiper Arsenal Manuel Almunia tetap meyakini jika gelandang internasional Rusia itu bakal memecah kebuntuan The Gunners.

Seperti kita ketahui, The Gunners saat ini tengah paceklik gol di ajang Premier League. Dalam empat laga terakhir yang mereka mainkan, skuad besutan Arsene Wenger itu hanya mampu menorehkan satu gol saat bermain imbang dengan Everton pada 28 Januari silam.

Akhir pekan ini, The Gunners bakal menjamu Fulham di Emirates Stadium. Dan Almunia optimis jika Arshavin bakal mampu mengembalikan ketajaman skuad The Gunners.

“Dia (Arshavin) pemain pintar dan cepat, tendangan kerasnya dan mampu mengejutkan tim lawan,” tutur Almunia.

“Dengan kemampuannya, dia akan membuat peluang di pertahanan lawan. Dia akan menjadi pemain besar dan membantu kami tampil maksimal di sisa musim ini,” tambahnya.

Saat melawan AS Roma pada babak 16 besar Liga Champions, mantan gelandang tim nasional Rusia tersebut tidak bisa bermain karena telah membela Zenit St Petersburg di ajang yang sama. Namun, Arshavin akan menjadi amunisi khusus Arsenal untuk bisa menembus peringkat empat besar Premier League musim ini.

Sumber : www.superbpl.com

Kompetisi Premier League memang masih tersisa tiga bulan lagi. Namun kapten Arsenal Cecs Fabregas mengaku jika peluang timnya untuk merajai Premier League telah pupus.

Diwartakan Daily Mail, Fabregas yang masih dibekap cedera menginginkan rekan-rekannya untuk lebih memusatkan perhatian untuk mengincar posisi empat Premier League.

The Gunners saat ini masih tertinggal enam angka dari Aston Villa yang kini berada di posisi tersebut. Bila urutan itu tidak berubah hingga musim ini berakhir, maka Arsenal harus absen di Liga Champions musim depan.

“Tidak realistis bila kami tetap mengincar gelar juara liga sekarang. Memang apa saja masih dapat terjadi, tapi tidak tepat bila kami masih terus menginginkan gelar itu,” ungkap Fabregas.

“Yang harus dilakukan sekarang adalah berfokus kepada tiap pertandingan dan memikirkan lawan yang akan dihadapi.”

“Kami harus memastikan dapat menang secara berturut-turut dan tidak kehilangan angka lagi. Saya yakin Aston Villa masih akan tetap kehilangan angka dan kami harus siap untuk memanfaatkan keadaan itu di saat yang tepat,” pukas pria Spanyol tersebut.

Angan-angan untuk hengkang dari Arsenal sempat mencuat di benak Kolo Toure. Namun kini, ia justru berikrar komitmen sepenuhnya bagi The Gunners.

Hasrat bek berusia 27 tahun itu untuk hengkang dari Emirates Stadium muncul bulan lalu setelah terlibat pertikaian dengan rekan setimnya, William Gallas. Bahkan, tawaran sempat mendatanginya dari klub kaya baru di Premier League Manchester City, kendati ditolak Arsenal.

Kini, setelah kembali tampil baik dan mengambil alih ban kapten, Toure mengaku betah menjalani karir di Emirates. Selain itu, ia juga menegaskan jika dirinya sudah tak ada masalah lagi dengan Gallas.

“Semuanya sudah berakhir. Itu masa lalu. Aku senang bermain di klub ini, aku mencintai Arsenal. Aku sudah bermain tujuh tahun, inilah klub yang selalu ada di hatiku,” ungkap Toure kepada Daily Mail.

“William dan aku sudah lama bermain bersama dan musim lalu kami kalah beberapa kali. Kami mengenal satu sama lain dengan baik dan kami senang dapat bermain bersama,” pukasnya.

Kolo Toure kali mendarat di Emirates Stadium pada 2002 silam. Dan kini, ia pun menjadi pemain paling senior di kubu The Gunners.

Sumber : www.superbpl.com

Arsenal Bungkan Roma

Arsenal menapaki leg 1 babak 16 Liga Champions dengan cukup gemilang. Menjamu AS Roma di Emirates Stadium, Rabu (25/2/2009) dinhari WIB, The Gunners sukses memetik kemenangan tipis 1-0.

Adalah Robin van Persie yang menjadi pencetak gol tunggal dalam laga ini. Gol tersebut lahir dari tendangan penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Phillipe Mexes di kotak penalti terhadap bomber internasional Belanda tersebut.

Bertanding di depan publiknya sendiri, skuad Arsene Wenger tersebut tampil dominan. ‘The Young Guns’ langsung mengobrak abrik pertahanan skuad besutan Luciano Spalletti sejak awal babak pertama.

Peluang emas pertama The Gunners lahir dari kaki Samir Nasri di menit kedelapan. Sayang, sepakan gelandang belia asal perancis itu masih melambung jauh dari gawang Cristiano Doni.

AS Roma sempat merespon 10 menit kemudian. Sayang, tandukan dari Simone Loria masih melebar dari gawang Manuel Almunia. Sepakan dari Marco Motta juga masih melayang tipis dari gawang Almunia.

Kebuntuan The Gunners akhirnya terpecah di menit 37. Saat melakukan penetrasi di kotak penalti Roma, Persie dijatuhkan Mexes. Tak pelak, wasit pun menunjuk titik putih. Tanpa kesalahan, van Persie menaklukkan Doni dan membawa timnya unggul hingga babak pertama berakhir.

Usai jeda, The Gunners sedikitpun tak mengendurkan serangan. Skuad besutan Arsene Wenger tersebut tak henti-hentinya menggedor lini belakang Roma.

Bendtner buang-buang peluang di menit 53. Emanuel Eboue mengirim bola ke Van Persie yang lantas diteruskan ke Bendtner. Tapi bola yang disepaknya masih melambung jauh. Semenit kemudian, Bendtner ganti menyodorkan bola ke Nasri yang juga belum membuahkan hasil.

Dua menit kemudian, peluang Arsenal lagi-lagi gagal jadi gol. Abou Diaby melepaskan tembakan yang susah payah ditinju Doni.

Di menit 66, giliran Eboue bikin peluang. Simone Loria luput mengamankan bola dan Eboue pun punya peluang emas bikin gol. Namun, sepakannya melebar. Empat menit jelang bubaran, sepakan Nasri membentur pemain lain dan juga melebar.

Roma menekan di menit-menit akhir masa injury time, tapi gol tak kunjung lahir. Skor 1-0 untuk kemenangan The Gunners pun menjadi hasil akhir.

Dengan hasil ini, peluang Arsenal untuk lolos ke perempat final Liga Champions terbuka lebar, pasalnya saat bertandang ke Olimpico Roma nanti, Arsenal hanya membutuhkan hasil imbang saja.

Sumber : www.superbpl.com

Sebelumnya, Sir Alex Ferguson menyebut jika Arsene Wenger lebih mementingkan pemain muda dan suka menggaet pemain bertipekel menyerang. Namun, sang proffesor mengaku tak peduli dengan kritik yang dilempar orang No.1 di Old Trafford tersebut.

Kebijakan Wenger yang suka memainkan pemain muda dan terus membeli seorang pemain bertipikal menyerang dipertanyakan Ferguson. Pasalnya, keputusan tersebut terbukti tidak membawakan hasil positif bagi The Gunners dalam empat tahun terakhir.

Kali terakhir The Gunners menyabet gelar juara adalah ketika merajai Piala FA empat tahun silam. Sejak itu, Wenger pun kental dengan pemain muda dalam skuadnya.

“Saya tidak tertarik dengan pernyataan Ferguson dan saya tidak membaca apa yang dia katakan. Sebelumnya kami dituduh sebagai tim yang kuat di belakang dan tidak memiliki serangan,” tandas Arsene Wenger.

“Banyak tekanan yang saya hadapi. MU memiliki generasi emas dengan Ryan Giggs, Paul Scholes, David Beckham, Neville bersaudara, serta Nicky Butt, dan mereka memenangkan banyak gelar karena mereka menyatu.”

“Tim ini (Arsenal) bisa menyamai sukses tersebut. Kami memiliki potensi besar,” pukasnya pria Perancis tersebut.

Sumber : www.superbpl.com

Jadi Lima

Pantas jika manajer Arsenal Arsene Wenger mulai frustrasi. The Gunners menuai hasil imbang beruntun kali kelima usai diredam tim sekotanya Fulham 0-0 di Emirates Stadium, Sabtu (28/2/2009) WIB.

Usai bermain imbang 1-1 lawan Everton pada 28 Januari silam, empat laga The Gunners berikutnya berkesudahan tanpa satu gol pun tercipta, yakni versus West Ham United, Tottenham Hotspur, Sunderland, dan kini Fulham.

Raihan satu poin ini memang masih menempatkan The Gunners di urutan ke lima klasemen sementara Premier League dengan torehan 46 poin. Namun, asa mereka untuk menembus zona Liga Champions kian mengecil, ditambah lagi presure dari Everton yang kini hanya tertinggal dua poin.

Adapun bagi Fulham, hasil imbang ini juga tidak berpengaruh pada posisi mereka di klasemen sementara. The Cottagers masih menempati urutan ke delapan dengan mengemas poin 34.

Laga langsung memanas sejak awal. Andrew Johnson memberi peluang pertama bagi tim tamu. Sukses melewati William Gallas, Johnson melepas tendangan keras namun masih melebar tipis dari gawang The Gunners.

Tuan rumah langsung bereaksi dua menit setelahnya. Mendapat crossing dari Andrei Arshavin, Robin van Persie menyambutnya dengan tandukan keras meski masih mampu digagalkan kiper Fulham Mark Schwarzer.

Menit 19, Arshavin mendapat peluang sendiri. Sayang, bola hasil sepakannya masih belum menemui bidang sasaran. Begitu juga dengan upaya Van Persie di menit 31 ketika mengkontruksi sodoran dari Samir Nasri tak menuai hasil.

Fulham lantas balik mengancam semenit setelah upaya Van Persie. Sayang, usaha dari Johnson dan Danny Murphy tak menemui bidang sasaran.

Di penghujung babak pertama, The Gunners nyaris menuai keunggulan. Crossing dari Arshavin dihalau tak sempurna oleh Schwarzer. Bola lantas singgah ke kaki Van Persi dan lantas melepaskan tembakan keras. Akan tetapi, gol urung tercipta lantaran masih ada Chris Baird yang tampil sebagai penyelamat lantaran menggagalkan upaya Persie.

Memasuki babak kedua, The Gunners kian garang dalam menggelar serangan. Samir Nasri tak mampu menyelasikan umpan matang Arshavin di menit 53 setelah tendangannya masih melebar. Tandukan dari Van Persie semenit setelahnya juga tak menuai hasil.

Tak hanya keberuntungan yang belum hinggap di skuad The Gunners, namun gemilangnya penampilan kiper Mark Schawarzer juga menjadi penghalang skuad Arsene Wenger untuk menuai gol. Di menit 70, Schwarzer dengan sempurnak menepis tandukan dari Abou Diaby. Sepuluh menit kemudian, kiper asal Australia itu kembali menyelamatkan timnya dengan menggagalkan tendangan Arshavin.

Adapun kubu Fulham, di babak kedua bertindak di pihak yang tertekan. Kendati begitu, bukan berarti mereka tak punya peluang. Tercatat, Andy Johnson memiliki tiga peluang emas kendati tak satu pun yang berujung gol.

Dan hingga wasit Peter Walton meniup peluit panjang tanda laga bubar, skor 0-0 tetap bertahan.

Susunan Pemain

Arsenal: Almunia; Sagna (Eboue 70’), Toure, Gallas, Clichy, Arshavin, Denilson, Diaby, Nasri, Van Persie, Vela (Bendtner 65’)

Fulham: Schwarzer; Baird (Stoor 46’), Hangeland, Hughes, Konchesky, Davies, Murphy, Etuhu, Dempsey (Gera 89’), Johnson, Zamora

Sumber : www.superbpl.com

The Gunners Frustasi

Debut impresif Andrei Arshavin tak mampu memberi kemenangan bagi Arsenal. Alhasil, The Gunners pun harus puas dengan hasil imbang 0-0 kala menjamu Sunderland di Emirates Stadium, Sabtu (21/2/2009) WIB.

Ini merupakan kali ketiga beruntun bagi The Gunners menelan hasil imbang tanpa gol di ajang Premier League. Sebelumnya, skuad besutan Arsene Wenger itu bermain seri saat bertandang ke Tottenham Hotspur dan kala menjamu West Ham United.

Tak pelak, The Gunners pun gagal memangkas selisih poin dengan penghuni posisi empat klasemen sementara Premier League, yang kini ditempati Aston Villa usai dipukul 0-1 oleh Chelsea. The Gunners masih tertambat di urutan kelima dengan mengemas 45 poin.

Suporter The Gunners tampak bergemuruh ketika melihat Arshavin, pemain yang didatangkan Arsenal pada detik-detik akhir bursa transfer Januari dari Zenit St Petersburg, dipasang sebagai starter. Ekspetasi tinggi pun seperti tersemat di pundak sang bintang asal Rusia tersebut.

Seperti hendak menjawab keinginan fans The Gunners, Arshavin pun langsung menggeliat sejak awal laga. Bahkan, tendangan mendatarnya di menit keempat nyaris membuahkan gol andai saja tidak melenceng tipis dari gawang Sunderland.

Sepuluh menit kemudian, Arshavin kembali menggelora. Akan tetapi, kali ini sepakan kaki kirinya dipatahkan kiper Sunderland Marlon Fulop.

Sunderland pun lantas bereakasi. Lewat skema serangan balik cepat, Anton Ferdinand mengakhiri dengan tendangan keras. Sayang, kiper Arsenal Manuel Almunia masih terlalu tangguh untuk dipatahkan. Begitu pula dengan kerja keras Dean Whitehead di menit 23 yang kembali digagalkan Almunia.

Memasuki menit 28, Nicklas Bendtner membuang peluang ketika tandukannya yang menyambut crossing Arshavin masih dapat digagalkan Fulop. Peluang ganda yang didapat Kolo Toure di penghujung babak pertama juga tidak menemui sasaran.

Usai jeda, dominasi masih berada di tangan The Gunners. Namun, disiplinnya permainan yang diperagakan skuad Sunderland membuat The Gunners tampak mulai frustrasi dalam mengais gol.

Upaya Robin Van Persie di menit 67 masih mampu dipatahkan Fulop. Begitu juga dengan upaya Carlos Vela, pemain yang menggantikan posisi Arshavin, masih menyamping tipis dari gawang Sunderland.

Kebuntuan The Gunners makin menjadi-jadi di lima menit terakhir. Setelah upaya Bendtner dipatahkan Fulop, giliran tendangan William Gallas yang masih melenceng. Begitu juga dengan peluang terakhir yang dimiliki Van Persie masih mampu digagalkan Pulop. Skor 0-0 pun menjadi hasil final.

Susunan Pemain

Arsenal: Almunia; Clichy (Gibbs 84’), Gallas, Toure, Sagna, Denilson, Song (Eboue 78’), Nasri, Arshavin (Vela 63’), Van Persie, Bendnter

Sunderland: Fulop; Collins, A.Ferdinand, McCartney, Ben Haim, Tainio (Leadbitter 75’), Whitehead, Richardson, Reid (Murphy 78’), Malbranque, Jones (Edwards 88’)

Sumber : www. superbpl.com

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengakui bahwa Manchester United sulit dikejar posisinya di klasemen sementara Premier League. Menurut Wenger, sulit bagi timnya untuk bisa melewati MU.

Saat ini, Arsenal tertinggal 12 poin dari MU. Meskipun secara matematika ketinggalan itu bisa dikejar, namun Wenger mengakui cukup sulit.

“Kami sangat kuat sekarang ini dan kami telah berjanji untukmemberikan segalanya hingga hari terakhir musim ini, tetapi saat ini Manchester United tampak sulit dikejar,” kata Wenger.

“Mereka unggul 12 poin dari kami dan mereka masih mempunyaipertandingan sekali lagi melawan Fulham (hari Rabu) dan mereka pasti menang. Bila mereka menang, maka mereka akan unggul 15 poin dan itu berarti mereka perlu kalah lima kali,” ungkap Wenger.

“Andai saja mereka kalah sekali melawan kami, masih ada empat pertandingan lagi. Mereka masih perlu kalah empat kali lagi, yang belum mereka alami musim ini,” tambahnya.

Untuk saat ini, Wenger mengaku belum menyerah untuk merebut juara Premier League. Pelatih asal Prancis itu memuji pemain penyerangnya asal Kroasia, Eduardo, telah kembali beraksi setelah absen setahun dengan mencetak dua gol saat Arsenal menang 4-0 atas Cardiff.

Sumber : www.superbpl.com

Striker Arsenal Eduardo da Silva merasa seperti bermimpi ketika mencetak dua gol pada comebacknya setelah cedera panjang. Gol itu dicetak Eduardo ke gawang Cardiff pada laga Piala FA.

“Saya tidak pernah membayangkan bisa bermain seperti itu. Selama setahun saya bekerja keras. Comeback ini adalah bagian terindah dalam hidup saya. Sekarang saya bisa bermain lagi,” kata Eduardo.

Striker asal Kroasia itu memainkan pertandingan pertamanya bagi Arsenal sejak menderita cedera pergelangan kaki parah. Dia menandainya dengan gol pertama melalui sundulan setelah pertandingan berlangsung 20 menit dan mencetak gol ketiga melalui tendangan penalti pada menit ke-60.

Nicklas Bendtner dan pemain cadangan Robin van Persie juga menghasilkan gol dan hanya penampilan sempurna penjaga gawang Tom Heaton yang menghindarkan Arsenal berpesta pora.

Kemenangan tersebut memastikan pertemuan pada putaran kelima dengan tim divisi Championship Burnley, yang menyingkirkan Arsenal dari Piala Liga awal musim ini. Pemenangnya akan bertanding dalam perempat final di kandang melawan Hull City atau Sheffield United.

Sumber : www.superbpl.com

Dari analisis Pelatih Arsenal Arsene Wenger, ketidaksabaran manajemen klub membuat pelatih muda menjadi korban. Banyak pelatih muda Premier League dipecat sebelum masa tumbuhnya.

Selama 12 tahun karier Arsene Wenger di Arsenal, sebanyak 107 pelatih klub Premier League telah kehilangan posisi. Sebagian besar mereka adalah pelatih muda seperti Roy Keane, 37, Paul Ince, 41, dan Tony Adams, 42.

“Bukan hanya seorang, Anda tahu, tetapi tiga orang yang mempunyai kualitas tinggi, tetapi, hanya enam bulan (pada musim ini), mereka diberhentikan,” kata Wenger. “Sulit bagi saya untuk menilai situasi ini, tetapi sangat mudah untuk memahami, apakah itu benar atau salah,” tegasnya.

Menurut Wenger, situasi global membuat sulit bagi para pelatih muda untuk maju sekarang ini. Mereka dihadapkan pada manajemen yang tidak sabar.

“Bila Anda mengganti seorang pelatih setiap enam bulan, Anda tidak akan mengembangkan para pemain muda,” kata pelatih asal Prancis berusia 59 tahun itu.

Adams dipecat oleh Portsmouth pekan lalu setelah menjadi pelatih klub itu hanya tiga bulan, sementara Paul Ince diberhentikan bulan Desember setelah enam bulan melatih Blackburn Rovers. Keane menghabiskan waktu dua setengah tahun di Sunderland, sebelum mengundurkan diri bulan Desember tahun lalu

Sumber : www.superbpl.com

Setahun sudah tragedi tekel horror bek Birmingham City Martin Taylor kepada Eduardo da Silva. Setelah peristiwa itu, kini Eduardo yang sudah sembuh berniat segera membela Arsenal.

Untuk menyembuhkan cederanya Eduardo sempat pulang ke negeri asalnya di Brasil. Eduardo ikut tampil saat membela timnas Kroasia melawan Romania tengah pekan lalu.

Pekan lalu, dia juga dipasang dalam daftar pemain cadangan saat Arsenal melawan Tottenham Hotspur. Namun, saat itu dia tidak dipasang.

Eduardo kini mengaku fokus untuk bisa memperkuat Arsenal daripada mengingat kejadian buruk setahun lalu. “Saya tidak ingat lagi. Bahkan saya tidak ingin mengingat kejadian itu. Saya tidak pernah melihat rekaman kejadian itu dan saya tidak ingin melihatnya,” ujar pemain berusia 25 tahun itu.

“Pada saat ini saya memilih fokus untuk masa depan saya,” kata Eduardo. Dia mengaku tidak dendam dengan Taylor yang saat itu mengkasarinya hingga harus absen setahun.

“Dia sudah mengirim email permohonan maaf ke klub dan berharap saya segera sembuh. Saya berterima kasih atas sikap itu,” tegasnya.

Sumber : www.superbpl.com

Empat klub papan atas Premier League masuk 10 besar daftar klub berpenghasilan terbesar di dunia versi Delloitte. Keempat klub itu adalah Manchester United, Chelsea, Arsenal, Liverpool. Hanya saja, peringkat teratas diduduki klub anggota La Liga Real Madrid.

Dalam daftar tahun ini, rata-rata pendapatan 20 klub teratas tumbuh 6 persen menjadi 3,9 juta euro tahun sebelumnya. Minimnya pertumbuhan diperkirakan akibat pengaruh krisis global.

PERINGKAT KLUB TERKAYA (dalam juta euro) Dalam kurung hasil tahun lalu 1 (1) REAL MADRID 2007/08 pendapatan: 365.8 (from 351.0) Matchday: 101.0 Broadcasting: 135.8 Komersial: 129.0

2 (2) MANCHESTER UNITED 2007/08 pendapatan: 324.8 (from 315.2) Matchday: 128.2 Broadcasting: 115.7 Komersial: 80.9

3 (3) FC BARCELONA 2007/08 pendapatan: 308.8 (from 290.1) Matchday: 91.5 Broadcasting: 116.2 Komersial: 101.1

4 (7) BAYERN MUNICH 2007/08 pendapatan: 295.3 (from 223.3) Matchday: 69.4 Broadcasting: 49.4 Komersial: 176.5

5 (4) CHELSEA 2007/08 pendapatan: 268.9 (from 283.0) Matchday: 94.1 Broadcasting: 97.8 Komersial: 77.0

6 (5) ARSENAL 2007/08 pendapatan: 264.4 (from 263.9) Matchday: 119.5 Broadcasting: 88.8 Komersial 56.1

7 (8) LIVERPOOL 2007/08 pendapatan: 210.9 (from 206.5) Matchday: 49.5 Broadcasting: 96.4 Komersial: 65.0

8 (6) AC MILAN 2007/08 pendapatan: 209.5 (from 228.7) Matchday: 26.7 Broadcasting: 122.5 Komersial: 60.3

9 (11) AS ROMA 2007/08 pendapatan: 175.4 (from 145.2) Matchday: 23.4 Broadcasting: 105.7 Komersial: 46.3

10 (9) INTER MILAN 2007/08 pendapatan: 172.9 (from 176.7) Matchday: 28.4 Broadcasting: 107.7 Komersial: 36.8

Sumber : www.superbpl.com

Striker Arsenal Emmanuel Adebayor terpilih sebagai pemain terbaik Afrika tahun ini. Adebayor menyisihkan pemain lain seperti Michael Essien asal Ghana yang membela Chelsea dan Mohamed Aboutrika asal Mesir yang membela Al Ahly.

Adebayor mendapat suara terbanyak pada pemilihan yang digelar Konfederasi Sepakbola Afrika. Ini merupakan penghargaan terbesar yang diterima Adebayor yang berperan mengantar Togo ke Piala Dunia 2006 dan coba mengulanginya untuk Piala Dunia 2010.

Adebayor, yang akan segera berusia 24 tahun, mencetak 24 gol pada musim lalu di Premier League bersama Arsenal. Dia juga mencetak tiga gol dalam empat pertandingan Togo di penyisihan Piala Dunia.

“Saya amat gembira menerima penghargaan ini. Saya merasa amat dihargai oleh sepak bola Afrika. Sekarang Piala Dunia semakin dekat dan diadakan di Afrika. Kita harus bekerja keras memenangkan,” katanya di Lagos kemarin. Afrika Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010 dan Togo berusaha lolos untuk kedua kalinya berurutan. Mereka akan memulai babak penyisihan akhir melawan Kamerun bulan depan. Penghargaan tahun lalu dimenangkan Frederic Kanoute dari Mali.

Sumber : www. superbpl.com

Kabar buruk menghujam kubu Arsenal. Lantaran mendapat cedera saat merumput di derby London utara tadi malam, Emmanuel Adebayor hampir dipastikan absen melawan AS Roma di pentas Liga Champions.

Ketika melawat ke White Hart Line, kandang Tottenham Hotspur, Minggu (8/2/2009), Adebayor terkapar di menit 35. Setelah itu, ia berjalan tertatih-tatih sambil memegangi bagian belakang pahanya keluar lapangan,

Setelah diperiksa tim medis Arsenal, bomber asal Togo tersebut diketahui mendapat cedera hamstring. Dan staf medis Arsenal menyatakan bahwa Adebayor diperkirakan butuh tiga minggu untuk pemulihan.

Dengan begitu, Ade kemungkinan bakal absen dalam empat laga membela The Gunners. Empat laga tersebut yakni ketika The Gunners melawan Sunderland dan Fulham di ajang Premier League, replay Piala FA melawan Cardiff City, dan Liga Champions versus AS Roma di leg pertama di Olimpico pada 24 Februari.

Kabar baiknya bagi The Gunners, kemungkinan besar Eduardo da Silva, bomber yang mendapat cedera patah engkel hampir satu tahun silam, telah kembali merumput. Selain itu, Arsene Wenger sudah memiliki pilihan lain di lini depan, yakni Andrei Arshavin.

Sumber : www. superbpl.com

Bukan hal baru jika sosok kapten muda Arsenal Cecs Fabregas dirumorkan bakal kembali membela Barcelona. Dan untuk kesekian kalinya gelandang internasional Spanyol tersebut melemparkan bantahannya.

Saat ini, Fabregas tengah berada di Barcelona guna melakukan rehabilitasi cedera ligamen lutut. Hal itu lah yang lantas menjadi peletuk rumor ia bakal kembali berseragam EL Barca.

Namun, sanggahan langsung keluar dari mulut jenderal lapangan tengah The Gunners ini. Saat ini, yang ada di benak pemain berusia 21 tahun itu adalah segera kembali merumput dan fokus mengangkat prestasi The Gunners.

“Saya memang suka menyaksikan Barcelona bermain di Camp Nou, tapi saya ingin menghindari spekulasi mengenai masa depan saya,” papar Fabregas.

“Sekarang yang menjadi perhatian saya adalah kembali pulih segera mungkin dan kembali ke Arsenal untuk membantu rekan setim saya,” pukas pria Spanyol tersebut.

Sumber : superbpl.com

Buang Peluang

Tottenham Hotspur gagal memanfaatkan keuunggulan satu pemain ketika menjamu Arsenal di White Hart Line, Minggu (8/2/2009) WIB. Karena buruknya sentuhan akhir, Spurs harus rela mengakhiri laga dengan skor 0-0 saat melawan The Gunners di derby London Utara.

Dalam laga ini, manajer Spurs Harry Redknapp langsung memasang bomber baru mereka Roobie Keane yang sekaligus bertindak sebagai kapten sejak awal laga. Di sisi lain, manajer Arsene Wenger justru tak memasang berlian barunya Andrei Arshavin. Bahkan belakangan mantan striker Zenit St Petersburg itu tidak dimainkan sama sekali.

Kedua kubu langsung memainkan sepakbola terbuka sejak awal laga. Dan hasilnya, laga pun berjalan dengan cukup ketat.

Roman Pavlyuchenko mencatatkan namanya di urutan pertama pemain Spurs yang mengancam gawang Arsenal dalam laga ini. Sayang upayanya masih jauh dari gawang Arsenal yang dikawal Manuel Almunia. Selang beberapa saat, giliran aksi Luka Modric yang mampu dipatahkan Almunia.

Arsenal langsung bereaksi. Bahkan, mereka mampu mencatatkan gol dari aksi Emmanuel Eboue. Sayang, gol tersebut dianulir wasit Mike Dean karena Eboue dinilai telah melakukan pelanggaran terlebih dahulu sebelum menceploskan bola ke gawang Carlo Cudicini.

Setelah menit 37, laga menjadi berat sebelah. Pasalnya, The Gunners harus merampungkan laga dengan 10 pemain usai Eboue menerima kartu kuning kedua. Wasit Mike Dean mengganjar Eboue dengan kartu merah karena ia tampak tak mampu mengendalikan dirinya saat ditekel Modric. Eboue menendang Modric meskipun bola sudah lewat.

Namun, kendati bermain dengan 10 pemain, Wenger sepertinya masih pede. Terbukti, saat Emmanuel Adebayor meringis kesakitan karena ototnya tertarik, Wenger justru memasukkan Nicklas Bendtner sebagai penggantinya.

Jelang jeda, Spurs memiliki sebuah peluang emas melalui Wilson Palacios. Hanya saja tembakan gelandang asal Honduras itu dengan gemilang ditepis Almunia. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Spurs menaikkan tempo serangan demi mengejar gol. Pavluchenko mendapat peluang ganda di awal babak kedua kendati semuanya tak menuai hasil. Upayanya dari tendangan bebas masih melambung, adapun sepakannya beberapa menit kemudian melenceng dari bidang sasaran.

Dominasi Spurs terus berlanjut. Vedran Corluka melepas peluang emas di menit 51 setelah tendangan lemahnya masih mampu dimentahkan Almunia. Tandukan Keane beberapa menit kemudian memanfaatkan crossing Aaron Lennon juga masih melambung. Begitu juga dengan tendangannya di menit 70 yang masih melebar.

Dalam 45 menit kedua ini, The Gunners berada dalam sisi yang tertekan. Sesekali mereka hanya mampu menggelar serangan balik yang dimotori Samir Nasri. Satu peluang The Gunners yang bikin dag dig dug suporter Spurs terjadi di menit 89. Sayang, Cudicini tampil gemilang dengan menepis tembakan keras pemain pengganti Kieran Gibbs.

Adapun Spurs, yang unggul jumlah pemain, gagal menyarangkan gol. Hal ini terjadi lantaran buruknya penyelesaian akhir dan kurang atraktifnya pola serangan mereka. Masuknya Darren Bent menggantikan Palvyuchenko juga tidak mengubah banyak.

Di masa injury time, Modric pantas untuk meratapi kegagalannya. Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Almunia, playmaker internasional Kroasia itu tampak tak tenang hingga Almunia mampu menghadang upayanya. Skor 0-0 menjadi hasil akhir.

Hasil imbang ini tak mengubah banyak posisi kedua kubu di klasemen sementara Premier League. Jika Arsenal masih tertahan di urutan kelima dengan 44 poin, maka Spurs masih terpaku di posisi 15 dengan kemasan 25 angka.

Susunan pemain:

Tottenham: Cudicini, Corluka (Chimbonda 75), Woodgate, Dawson, Assou-Ekoto, Lennon (Taarabt 86), Jenas, Modric, Palacios, Keane, Pavlyuchenko (Bent 64)

Arsenal: Almunia, Sagna, Toure, Gallas, Clichy (Gibbs 87), Song, Denilson, Nasri, Eboue, Van Persie, Adebayor (Bendtner 39)

Sumber : superbpl.com

Hampir satu dekade terakhir Tottenham Hotspur tak pernah menang dalam North London derby. Namun, di akhir pekan ini manajer Harry Redknapp memiliki optimisme tinggi untuk memberi kemenangan Spurs atas Arsenal.

Kali terakhir Spurs memenangi laga versus Arsenal terjadi pada 7 November 1999 dengan skor 2-1. Adapun pertemuan terakhir kedua klub terjadi pada 29 Oktober 2008 di Emirates Stadium dengan skor 4-4 sebagai hasil akhir.

Saat ini The Gunners tengah limbung lantaran sulitnya mencari kemenangan. Dalam 10 laga terakhir, skuad besutan Arsene Wenger memang tak terkalahkan, namun lima diantaranya berkesudahan dengan hasil seri. Hal ini lah yang lantas membuat Redknapp optimis skuadnya mampu mencuri poin penuh di White Hart Line nanti.

“Saya pikir kami punya peluang di kandang dan ini merupakan saat yang tepat untuk bertanding menghadapi mereka. Arsenal adalah tim hebat, namun saat ini catatan pertandingan mereka menunjukkan kalau performa mereka tak sebaik musim lalu,” ungkap Redknapp di Timesonline.

“Saya tahu jika kami bisa bermain bagus maka kami akan bisa mengalahkan mereka. Kami memiliki banyak pemain hebat,” timpal bek Pascal Chimbonda.

Sumber: www.superbpl.com

Arsenal bakal melawat ke White Hart Line, Minggu (8/2/2009), demi melawan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League. Bisa jadi, laga Derby London ini bakal menjadi debut Andrei Arshavin bersama The Gunners.

Setelah proses negosiasi yang berliku-liku, Arshavin akhirnya resmi menjadi milik The Gunners disaat-saat akhir penutupan bursa transfer Januari dengan fee senilai diyakini 16,5 juta pounds dari Zenit St petersburg. Ia dikontrak selama 3,5 tahun dengan gaji 70.000 pounds per pekan di Emiaretes Stadium.

Kini, yang dibutuhkan Arshavin untuk dapat mengenakan kostum bernomor punggung 23 adalah kesiapan fisik. Pasalnya, geladang internasional Rusia berusia 27 tahun ini belum pernah lagi bermain di partai kompetitif sejak Liga Rusia selesai akhir tahun lalu.

Oleh karena itu, diprediksi manajer Arsenal Arsene Wenger hanya akan menurunkan Arshavin sebagai pemain pengganti meski mengakui timnya tengah kehilangan kreativitas serangan. “Kami tidak membutuhkan penyelamat instan. Saya tidak percaya hal itu,” tukas Wenger.

Untungnya, lawan yang akan dihadapi Arsenal dalam derby London ini juga tengah bermasalah. Ya, Spurs memang dilanda badai topan. Skuad besutan Harry Redknapp itu tengah tercecer di papan bawah klasemen sementara Premier League.

Parahnya lagi, Spurs juga tengah terluka setelah striker Jermaine Defoe harus istirahat setidaknya hingga April karena cedera kaki. Namun, Redknapp sudah memiliki penggantinya, yakni Robbie Keane, usai ditarik kembali ke White Hart Line dari Liverpool dengan fee transfer senilai 12 juta pounds. Bahkan Keane bisa langsung kembali memakai ban kapten lamanya dan akan bertandem dengan striker senegara Arshavin, Roman Pavlyuchenko, di lini depan.

Dalam pertemuan terakhir di Stadion Emirates pada bulan Oktober, kedua tim bermain 4-4. Tetapi kali ini eskalasi akan meningkat karena Arsenal butuh poin penuh untuk mengejar Aston Villa di peringkat keempat dan Spurs harus menjauh dari zona degradasi yang saat ini hanya terpaut satu poin.

Sumber: www.superbpl.com

;;

Komentar donk

Pengikut Blog Ini

Dengerin Nech

ST 12 (ST12) ~ Tak Dapat Apa Apa (My Hot)

Get more songs & code at www.stafaband.info